Pendahuluan : Film
merupakan salah satu media massa yang dapat memberikan pengaruh besar terhadap
khalayak. Pada akhir-akhir tahun 2016 terjadi fenomena mengenai gesekan antar
agama. Adanya film Aisyah Biarkan Kami Bersaudara yang bergenre drama dan
diproduksi One Production. Film yang mengisahkan seorang guru muslimah, Aisyah
berjuang demi cita-citanya di desa Derok, NTT yang mayoritas warganya beragama
Katolik, mengandung banyak pesan toleransi antar umat beragama.
Film ini memberikan gambaran dan cambukan bagi pemerintah dan masyarakat Indonesia bahwa kehidupan ini sangat di perlukan rasa toleransi satu sama lain, baik beda agama maupun ras. Sehingga, dengan adanya rasa toleransi maka tidak ada perpecahan antar agama dan akan terciptanya kehidupan yang damai, rukun dan tentram.
Film ini memberikan gambaran dan cambukan bagi pemerintah dan masyarakat Indonesia bahwa kehidupan ini sangat di perlukan rasa toleransi satu sama lain, baik beda agama maupun ras. Sehingga, dengan adanya rasa toleransi maka tidak ada perpecahan antar agama dan akan terciptanya kehidupan yang damai, rukun dan tentram.
Tujuan
dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan masalah yang pertama adalah bagaimana
makna tanda ikon, indeks, dan simbol mengenai toleransi antarumat beragama
dalam film Aisyah Biarkan Kami Bersaudara menurut teori yang dikemukakan oleh
Charles Sanders Pierce? Kedua, bagaimana interpretasi yang muncul dari film
tersebut terkait toleransi antarumat beragama?
Metode : Menggunakan
metodelogi pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah makna
toleransi antarumat beragama dalam film Aisyah Biarkan Kami Bersaudara.
Sedangkan objeknya adalah potonganpotongan adegan yang terdapat pada film
tersebut. Penelitian ini menggunakan teori semiotika
Charles Sanders Pierce. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah
sumber data primer dan sekunder.
Hasil
: Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pesan toleransi dalam
film Aisyah Biarkan Kami Bersaudara, berupa menghormati agama lain, menghargai
dan menerima perbedaan, tidak memaksakan kehendak, kepercayaan terhadap orang
lain, dan bersikap adil tanpa melihat suku maupun agama serta tetap bersikap
tolong-menolong sesama manusia agar tercipta kedamaian dalam berinteraksi
sosial dan bermasyarakat.
Kata
kunci : film, semiotika, pesan toleransi.
Sumber : http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/35769
No comments:
Post a Comment