Wednesday, 3 January 2018

Seekor anak Burung yang mebalas budi


Pada zaman dahulu hidup seekor burung yang tidak bisa terbang seperti burung lain. Iya hidup sendirian dan sangat kesepian karna tidak ada burung lain yang ingin berteman dengannya. Suatu hari ketika sang burung sedang berjalan iya menemukan sebutir telur yang tergeletak ditanah. "telur siapa ini? Ah pali ini telur burung yang terjatuh akan ku bawa pulang telur ini dan mengeraminya sampai menetas. Anak burung ini akan ku jadikan anaku biar aku tidak kesepian lagi, ucap sang burung dengan hati yang sangat senang.

Dan setelah beberpa hari mengerami telur tersebut dengan penuh kasih sayang akhirnya telur tersebut menetas, dan ternyata telur yang menetas adalah anak burung elang , meski begitu Burung tersebut sangat senang karna ia merasa tidak akan kesepian. Hari demi hari sang anak burung pun tumbuh menjadi besar dan tiba saatnya sang anak Burung ingin belajar terbang "ibu ajari aku terbang seperti burung lainnya" Sang ibu pun menjawab dengan rasa sedih "nak ibu tidak bisa terbang dan kau coba belajar terbang sendiri dengan nada sedih sang ibu berbicara. Akhirnya dengan rajinnya sang anak berlatih akhirnya sang anak burung bisa terbang , tetapi sang anak burung merasa sedih "mungkin jika dulu ibu tidak memungut dan mengerami ku,  aku tidak akan bisa hadir di dunia ini"
Dan akhirnya anak burung tersebut mengambil keputusan untuk tidak terbang dan ingin terus menemani sang ibu untuk menjalani hidup Sang ibu sangat senang mendengar keputusan sang anak yang ingin bersamanya dan merawatnya sampai akhir hayatnya, mereka menghabiskan waktu bersama dengan sangat bahagia .

Pesan moral : Sayangi orang tua mu sebagai mana mereka menyangi mu saat kau masih kecil.

No comments:

Post a Comment