Setiap
hari di pagi hari yang sejuk burung-burung kesayanganku selalu berkicau merdu. Bahkan
dengan kemerduan suaranya yang berkicau setiap pagi membuatku terbangun dan
bersemangat untuk menjalankan aktifitas.
Burung-burung kesanganku selalu kuberi
makan dan minum dengan rutin pagi dan sore hari. Ada banyak macam makanan yang
sering kuberikan agar mereka tidak merasa bosan. Setiap burung ku beri nama
yang berbeda-beda. Aku memelihara mereka dengan penuh kasih saying.
Namun
ada satu burung yang amat aku sayangi, karena dari sekian burung yang kumiliki hanya
dia yang dapat berbicara seperti manusia, dia adalah burung beo yang kuberi
nama Lasi. Dia selalu menyambutku dengan mengucapkan “Assalamualaikum” saat aku
pulang ke rumah. Suatu hari, aku sangat sibuk dan lupa menyapanya ketika aku
pulang ke rumah. Setelah hampir tiga jam aku baru menyadari kalua aku belum
meyapanya saat aku baru pulang tadi. Kemudian aku langsung ingin menemuinya,
tapi saat aku ingin menemuinya ternyata beoku yang bernama Lasi menghilang, kemudian
aku bergegas mencarinya ke sekeliling rumah, namun aku tida menemukannya. Setelah
dua hari berlalu Lasi kembali pulang, dan aku langsung menghampirinya. Sejak saat
itu aku tidak pernah lupa untuk menyapa Lasi.
No comments:
Post a Comment