Tuesday, 2 January 2018

Kembalinya si Beo


Setiap hari di pagi hari yang sejuk burung-burung kesayanganku selalu berkicau merdu. Bahkan dengan kemerduan suaranya yang berkicau setiap pagi membuatku terbangun dan bersemangat untuk menjalankan aktifitas.
Burung-burung kesanganku selalu kuberi makan dan minum dengan rutin pagi dan sore hari. Ada banyak macam makanan yang sering kuberikan agar mereka tidak merasa bosan. Setiap burung ku beri nama yang berbeda-beda. Aku memelihara mereka dengan penuh kasih saying.

Namun ada satu burung yang amat aku sayangi, karena dari sekian burung yang kumiliki hanya dia yang dapat berbicara seperti manusia, dia adalah burung beo yang kuberi nama Lasi. Dia selalu menyambutku dengan mengucapkan “Assalamualaikum” saat aku pulang ke rumah. Suatu hari, aku sangat sibuk dan lupa menyapanya ketika aku pulang ke rumah. Setelah hampir tiga jam aku baru menyadari kalua aku belum meyapanya saat aku baru pulang tadi. Kemudian aku langsung ingin menemuinya, tapi saat aku ingin menemuinya ternyata beoku yang bernama Lasi menghilang, kemudian aku bergegas mencarinya ke sekeliling rumah, namun aku tida menemukannya. Setelah dua hari berlalu Lasi kembali pulang, dan aku langsung menghampirinya. Sejak saat itu aku tidak pernah lupa untuk menyapa Lasi.

No comments:

Post a Comment