Monday, 1 January 2018

Jeli dalam memilih makanan yang memiliki warna yang menarik

Zat-zat aditif digunakan untuk mempertinggi nilai pangan?
Saat ini banyak sekali zat-zat aditif ini digunakan untuk mempertinggi nilai pangan salah satunya pewarna pada makan. Pewarna pada makanan digunakan agar makanan terlihat segar dan menarik. Karena pada awalnya warna merupakan faktor yang dapat digunakan sebagai indikator untuk mengetahui kesegaran atau kematangan suatu produk.


Biasanya makanan yang memiliki warna yang menerik akan lebih menarik dilihat oleh konsumen. Namun perlu kalian ketahui bahwa tidak semua makanan yang memiliki warna yang menarik itu berasal dari warna alami, melihat saat ini banyak sekali orang-orang yang menggunakan pewarna sintesis sebagai pewarna pada makanan.
Maka dari itu kalian harus lebih jeli lagi dalam memilih makanan, karena penggunaan pewarna sintetis harus dilakukan sesuai dengan peraturan yang berlaku, jika tidak sesuai dapat merugikan kesehatan konsumen.
Salah satu contoh pewarna sintetis yaitu Rhodamin B ditemukan dalam produk pangan yang seharusnya digunakan untuk pewarna tekstil. Kalian bisa bayangkan kalua pewarna sintetis Rhodamin B dicampukan ke dalam makanan, lalu konsumen mengonsumsinya maka menyebabkan iritasi saluran pernafasan, iritasi kulit, iritasi pada mata, iritasi pada saluran pencernaan, keracunan, dan gangguan hati. 

1 comment:

  1. Agak sulit untuk mengendalikan dan mengawasi penjualan pewarna sintesis dipasaran

    ReplyDelete